Jembatan Desa Sewor Ambles, Polsek Sukorame Langsung Pasang Garis Polisi!

Lamongan, 09/01/2026 – Polsek Sukorame menunjukkan gerak cepat dalam merespons kejadian amblesnya Jembatan Desa Sewor arah Kedungjaran, Desa Sukorejo, yang berlokasi di Desa Sewor, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, (08/01) dan baru diketahui oleh masyarakat pada Jumat pagi, (09/01) sekitar pukul 08.51 WIB.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S. Pd. membenarkan adanya kejadian amblesnya jembatan tersebut dan menyampaikan bahwa pihak Polsek Sukorame segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta langkah antisipasi demi keselamatan masyarakat.

Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, diketahui bahwa sebagian badan jembatan mengalami penurunan (ambles) sehingga menyebabkan kondisi jembatan tidak layak dilalui, khususnya oleh kendaraan roda empat.

Adapun kondisi jembatan saat ditemukan antara lain sebagian badan jembatan ambles dan berlubang, Paving block turun dan terlepas dari susunan awal, pembatas jembatan (handrail) miring dan pecah, serta terlihat bekas gerusan aliran air sungai pada sisi bawah dan samping jembatan

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung jalan desa yang memiliki peran penting bagi masyarakat, baik untuk mobilitas warga sehari-hari, pengguna kendaraan roda dua, maupun kendaraan pengangkut hasil pertanian.

Dari hasil pemeriksaan, amblesnya jembatan diduga kuat disebabkan oleh tergerusnya tanah penyangga dan pondasi jembatan oleh aliran sungai, yang diperparah oleh tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya erosi pada bagian bawah dan sisi jembatan, sehingga struktur jembatan melemah.

Secara konstruksi, Jembatan Sewor merupakan jembatan kecil permanen dengan permukaan jalan menggunakan paving block dan beton, dilengkapi pembatas jembatan dari beton dan pipa besi, serta di bawahnya terdapat aliran sungai yang mengalir sepanjang tahun.

Melihat potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan, Kapolsek Sukorame AKP Hariono,S.Sos bersama anggota segera memasang garis polisi (police line) pada titik jembatan yang ambles.

Selain itu, dipasang pula imbauan tertulis agar jembatan tidak dilewati** karena berbahaya bagi keselamatan masyarakat.

Kasihumas Polres Lamongan menegaskan bahwa kejadian amblesnya Jembatan Sewor merupakan bentuk kerusakan infrastruktur yang memerlukan penanganan cepat dan serius, baik melalui pengamanan lokasi, pemasangan rambu peringatan, maupun koordinasi dengan instansi terkait guna dilakukan perbaikan darurat maupun permanen.

Shares
error: Content is protected !!