Dilaporkan Meninggal Dunia, Polisi Beri Pertolongan pada Lansia yang Berjalan Kaki dari Surabaya ke Lamongan

Lamongan, 08/06/2026 – Respons cepat jajaran Polres Lamongan dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polres Lamongan patut diapresiasi.

Pada Minggu (7/6) sekitar pukul 22.18 WIB, Operator 110 menerima laporan adanya seorang laki-laki yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meninggal dunia di area persawahan turut tanah Lingkungan Dapur Utara, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Mendapatkan Laporan tersebut, Kapolsek Lamongan Kota KOMPOL M. Fadelan, SH., MM beserta anggota dan Pamapta serta Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan, segera bergerak menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya laporan tersebut.

“ Benar, kami menerima telpon dari masyarakat melalui call center 110 bahwa telah ditemukan seseorang yang diduga ODGJ.” Jelasnya.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki yang dimaksud. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa informasi mengenai adanya ODGJ yang meninggal dunia tidak benar.

“Petugas dilokasi menemukan seorang laki-laki yang tergeletak di area persawahan dalam kondisi masih hidup dengan kondisi sangat lemas.” lanjutnya.

Saat dimintai keterangan, laki-laki tersebut mengaku kelelahan setelah berjalan kaki dari Surabaya menuju Lamongan.

Selain itu juga mengaku belum makan selama dua hari sehingga kondisi fisiknya menurun drastis.

“Petugas juga memastikan bahwa yang bersangkutan tidak mengalami gangguan jiwa sebagaimana informasi awal yang diterima.” tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, petugas segera memberikan pertolongan dan membawa laki-laki tersebut ke RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selanjutnya, anggota Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan melakukan identifikasi melalui sidik jari dan berhasil mengetahui identitas laki-laki tersebut, yakni berinisial H (71), warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

Petugas pun juga berhasil menghubungi pihak keluarga melalui bantuan Polres Tanjung Perak.

“Dari hasil penanganan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa laporan mengenai adanya ODGJ laki-laki yang meninggal dunia di lokasi tidak benar.” tegasnya.

Laki-laki yang ditemukan masih dalam keadaan hidup, namun mengalami kondisi lemas akibat kelelahan dan kelaparan setelah melakukan perjalanan jauh dengan berjalan kaki.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk tetap memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.

“Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” tutupnya.

Shares
error: Content is protected !!