Tim INAFIS Polres Lamongan Berhasil Identifikasi Korban Laka Kereta Api di Babat

Lamongan, 16/03/2026 – Tim INAFIS Satreskrim Polres Lamongan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan kereta api tanpa identitas yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Proses identifikasi dilakukan menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) sebelum akhirnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di RSU Karangkembang Babat.

Peristiwa tersebut bermula ketika petugas Polsek Babat menerima laporan dari petugas Stasiun Babat terkait adanya laporan dari masinis Kereta Api Blambangan Ekspres.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kereta api Blambangan Ekspres menabrak seorang laki-laki tidak dikenal yang diduga menyeberang rel dari arah utara ke selatan.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu, (14/03) sekitar pukul 23.40 WIB di jalur rel KM 158+5/6 (jalur hilir) tepatnya di turut tanah Dusun Gardu, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Setelah menerima laporan tersebut Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah S.H dan anggota bersama Petugas Stasiun Babat segera melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang jalur rel kereta api.

Korban kemudian ditemukan di sekitar KM 157+700 dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan tubuh tidak utuh akibat tertemper kereta api.

Pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB, petugas Polsek Babat berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lamongan untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum diketahui identitasnya.

Sekitar pukul 09.55 WIB, Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Lamongan tiba di RSU Karangkembang Babat dan langsung melakukan proses identifikasi.

Tim INAFIS melakukan pemeriksaan dengan mengambil sidik jari pada jari telunjuk kiri korban menggunakan alat Inafis Portable System (IPS).

Dari hasil pemeriksaan sidik jari tersebut, akhirnya diketahui identitas korban yakni saudara Muz (52), seorang laki-laki asal Lamongan yang diketahui pernah berdomisili di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, dan saat ini tinggal di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Setelah identitas korban teridentifikasi, Kapolsek Babat kemudian berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Banaran serta keluarga korban yang berada di lingkungan Gardu Kelurahan Banaran.

Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan pihak keluarga inti korban di Kabupaten Blora.

Pihak keluarga yang datang ke RSU Karangkembang akhirnya memastikan bahwa jenazah tersebut benar merupakan anggota keluarga mereka.

Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman korban di Kabupaten Blora.

Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan beberapa barang milik korban berupa satu kantong berwarna merah berisi sembako seperti mie instan, beras dan minyak goreng, sepasang sandal warna hitam, serta sebuah topi hitam bertuliskan “Pramuka”.

Shares
error: Content is protected !!